Pendidikan Karakter: Mengapa perilaku itu penting (Why manners matter)

Saya sering mendengar tentang pendidikan karakter. Namun, saya tidak benar-benar mengerti karakter seperti apa yang dimaksud. Saya akan share saja pemahaman saya tentang karakter menurut sudut pandang saya sendiri. Berbicara tentang pendidikan karakter itu memang tidak ada matinya. Pendidikan karakter masih gencar dibicarakan sekarang karena karakter ini penting untuk bangsa dan negara kita. Sebelumnya saya akan mendefinisikan apa itu karakter dan karakteristik, dan juga manner sesuai yang dikutip di Kamus Inggris-Indonesia.

1. Character itu berarti sifat atau watak.

2. Characteristic artinya sesuatu yang khas dari seseorang (dalam kasus ini yang dimaksud adalah sifat)

3. Manner artinya sikap, bisa juga diartikan sebagai gaya sedangkan manners (dalam bentuk jamak) artinya kelakuan atau tatakrama.

Nah, saya akan membahas satu-satu dan share opini saya. Character atau sifat setiap orang itu berbeda-beda. Entah wataknya itu baik, penolong, jujur, sabar atau jahat, egois, tukang tipu, suka mencuri dan sebagainya. Nah, kalau menurut pandangan saya dari semua sifat yang ada pada seseorang ada salah satu sifat yang khas atau yang benar-benar pada diri orang itu sehingga bila ada seseorang bertanya, “Eh si X itu orangnya seperti apa sich?” Lalu temannya menjawab, “Setauku dia orangnya pendiam, tidak banyak bicara.” Dari sini bisa dilihat ada satu sifat yang menjadi ciri seseorang. Contoh lainnya: Aku mengenal seseorang namanya A dia itu sabar. Beda banget sama temannya, si B, yang ceplas-ceplos ngomongnya tetapi dia sendiri gampang tersinggung. Sampai di sini opini saya bisa diikuti dan jelas kan? Characteristics atau sifat-sifat khas yang menjadi ciri seseorang inilah yang bisa mempengaruhi manner atau manners.

Manner, seperti yang kita tahu, berarti cara yang juga termasuk di dalam lingkup tatakrama (manners) karena tatakrama itu melingkupi cara kita berperilaku kepada dan berbicara dengan orang lain. Misalnya tadi si X pendiam. Karena dia pendiam, di depan orang lain, siapapun itu dia selalu pendiam. Kemudian pendiam ini  bisa ditafsirkan sebagai positif atau negatif. Misalnya saking pendiamnya dia tidak menyapa, tidak bilang ‘permisi’ atau apapun yang sekiranya perlu diucapkan di situasi tertentu. Tapi menjadi seseorang yang pendiam tidak selalu negatif. Ada sisi positifnya misalnya X pendiam tetapi sekali kenal orang baru dia bisa menjadi lebih terbuka. Atau meski pendiam tetapi dia tahu sopan santun dan ramah. X menyapa orang2 yang dikenal yang ditemuinya, meminta maaf bila salah, dsb.

Lalu bagaimana dengan A dan B? Karena A adalah orang yang sangat sabar, perilakunya akan berbeda dengan B. A mungkin hanya akan diam dan tidak ingin beradu dengan orang-orang yang keras kepala karena memang sudah sifatnya sabar. Ketika orang2 yang keras kepala itu sudah selesai menyatakan pendapatnyalah, A akan bicara.  Sedangkan B, karena punya sifat ceplas-ceplos dan tersinggungan, bisa jadi ketika ada orang yang tidak setuju dengan dia, dia langsung menyerang orang tersebut dengan kata-kata tajam dan tidak mempedulikan perasaan orang tersebut dan anggapan orang lain mengenainya.

Jadi character dan characteristics bisa mempengaruhi manner/manners. Tetapi tidak selalu seperti itu. Ada banyak faktor lain seperti kondisi keluarga, lingkungan, dan pergaulan yang bisa mempengaruhi manner/manners seseorang. Saya akan share lagi opini dan pengalaman saya di halaman baru di blog ini supaya tidak terlalu panjang dan bisa fokus. Pembaca yang juga concern dengan pendidikan karakter boleh post comment di sini biar saya jg wawasannya tambah…..

See you.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s