Bahasa Inggris: Metode Chanting

Ya, jumpa lagi dengan saya. Sebelumnya saya sudah pernah berbicara tentang chanting, tapi hanya sekilas saja. Sekarang saya akan membahas lebih lanjut. Chanting itu seperti menyanyi tapi bukan menyanyi. Kalau Anda pernah melihat para cheerleaders tampil, mereka akan menyorakkan yel-yel. Nah, chanting itu kira-kira semacam itu. Jadi bukan sebuah lagu tapi berirama. Metode ini bisa digunakan untuk mengajar anak kecil maupun anak-anak SMA/ kuliah.

Nah, saya akan membahas dulu tentang penggunaan chanting untuk anak kecil. Seperti yang sudah pernah saya tulis, kira-kira seperti ini.

Teacher :”What have you got in your bedroom?”

Student: “a bed/ a pillow”

Teacher: “What have you got in your bathroom?”

Student: A toothbrush”

Disini aturannya si anak bisa menyebutkan benda-benda apa saja yang terdapat di setiap ruangan di dalam rumah. Tentunya sebelumnya Anda sudah harus mengajarkan vocabulary/ kosakata nama-nama benda kepada anak.

Nah, waktu itu saya pernah menggunakan metode yang sama untuk mengajar anak kuliah karena pada saat itu topiknya adalah Describing Things. Tentunya setiap siswa harus bisa mendeskripsikan benda dengan benar. Masih ingat kan ketika kita di SMA dulu diajari materi seperti ini:

1. A beautiful girl.

2. A beautiful Irish girl.

3. An expensive table.

4. An expensive wooden table.

5. An expensive round wooden table.

Dulu kita diajari urut-urutan semacam itu kan waktu belajar Bahasa Inggris? Nah, sebelum para siswa mendeskripsikan benda, saya memulainya dengan metode chanting seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Langkah-langkahnya seperti ini:

1. Saya meminta para siswa untuk berdiri dan membuat lingkaran.

2. Anak yang ditunjuk pertama kali harus bertanya “What have you got in your bedroom?”

3. Teman di sebelah si penanya harus menjawab. Saat menjawab, ia harus menyebutkan satu/ dua benda yang ada di kamar tidur. (a bed/ a pillow, etc.)

4. Siswa yang ditanyai sekarang menjadi si penanya dan teman di sebelahnya harus menjawab dengan cara seperti yg tersebut di atas. Begitu seterusnya sampai semua anak mendapat giliran menjadi si penanya dan yg ditanya.

5. Jawaban yang diberikan siswa kepada si penanya (misal jawabannya “a pillow“) itulah benda yang harus ia deskripsikan dalam Bahasa Inggris tentunya. Jadi pillow (bantal) itu bentuknya seperti apa, terbuat dari apa dan sebagainya.

Namun, ternyata dalam pelaksanaannya, saya menemui kendala yang tidak saya prediksi sebelumnya. Apa kendalanya? Kendalanya yaitu para siswa yang ditanya kadang-kadang berpikir dahulu apa ya Bahasa Inggrisnya pasta gigi, apa ya Bahasa Inggrisnya bantal? Nah, game menggunakan metode chanting yang saya prediksikan untuk bisa membuat para siswa antusias ternyata malah jadi game yang tidak mengasyikkan sama sekali karena ada beberapa siswa yang berpikir terlalu lama. Nah, solusinya saya seharusnya mereview terlebih dahulu nama-nama benda jadi game ini berjalan lancar. Inilah yang saya dapatkan dari pengalaman saya mengajar. Semoga cerita saya ini juga bermanfaat bagi Anda.๐Ÿ™‚

 

Salam.

 

 

4 thoughts on “Bahasa Inggris: Metode Chanting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s